Jumat, 28 Januari 2011

Konfigurasi PC Router Free BSD

1. Konfigurasi Kernel
a. Login sebagai root, sehingga akan muncul prompt # (tanda pagar).

b.Kemudian masuk ke direktory kernelnya dengan mengetik perintah seperti dibawah ini:
# cd /usr/src/sys/i386/conf
# ll
kernel aslinya adalah file yang bernama GENERIC, untuk menghindari resiko yang fatal sebaiknya kernel kita copy dengan mengetikkan perintah :
#cp GENERIC
untuk contoh dsni kita beri nama router. Ketikkan :
#cp GENERIC ROUTER
(FreeBSD sensitive terhadap huruf besar atau kecil jadi hati-hatilah dalam mengetikkan command)


c. Edit kernel ROUTER dengan editor di FreeBSD
Tujuan edit kernel:
o Mengurangi dan atau manambah option atau device
o Identifikasi nama kernel
Contoh-contoh editor antara lain :
? pico
? ee(easy editor)
? smacs,dll
Yang kita gunakan di sini adalah ee.
Langkah-langkah edit kernel :
# ee ROUTER
setelah muncul text editor AKU hapus line yang ada tanda pagar karena tidak terbaca kurangi juga device yang tidak dibutuhkan.
Tambahkan script dibawah ini di file kernel ROUTER:

options IPDIVERT
options IPFIREWALL # driver untuk ipfw
options IPFIREWALL_VERBOSE
options IPFIREWALL_VERBOSE_LIMIT=10 # utk mencegah syslog flooding
options IPFIREWALL_DEFAULT_TO_ACCEPT
options IPFIREWALL_FORWARD
options IPFILTER
options DUMMYNET

device pf
device pflog

Tekan tombol Q dan simpan

# config ROUTER

d. Masuk directory kernel baru(ROUTER)
# cd ../compile/ROUTER
# make depend && make && make install && reboot
tunggulah karena proses compile kernel sedang berlangsung lama sesuai dengan prosesor yang
anda miliki
reboot


2. Setting IP

a.Konfigurasi IP Address:
Setting IP bisa melalui sysinstall :
# sysinstall > Networking > Interface > (nama lan card cth rl0) > setting
Untuk melihat configurasi yang telah kita buat ketikkan :
# more /etc/rc.conf

Jika kita ingin menginstall IP lewat command langsung ketikkan :
# ee /etc/rc.conf
hostname=”haniv.net”
ifconfig_rl0=”inet 202.34.0.2 netmask 255.255.255.240? # ke internet
ifconfig_rl1=”inet 192.168.0.1 netmask 255.255.255.0? # ke LAN
defaultrouter=”202.34.0.1?
(disini sebagai contoh penginstallan IP lewat command langsung, anda bisa mengganti spin.net,255.255.255.240 sesuai IP dan hostname anda)

3.Aktifkan beberapa daemon
ketikkan :

# ee etc/defaults/rc.conf
(minimal anda harus mengaktifkan ssh,IPNAT,gateway default router,untuk send mail jangan diaktifkan agar saat kita menghidupkan computer tidak harus mengirim e-mail terlebih dahulu)

selanjutnya akan muncul spt dibawah ini:
defaultrouter =”NO” =>(jadikan) “YES”
gateway_enable = “NO” => “YES”
sshd_enable =”NO” => ”YES” # (agar bisa remote dgn putty)
firewall_enable =”NO” => ”YES” # (sebagai filter)
firewall_type =”CLOSE” => ”OPEN”
natd_enable =”NO” => ”YES”
natd_interface =”rl0? # (lan card yg disambung ke IP Public / internet.)
sendmail semulanya yang “YES” diganti “NO” untuk men-disable service sendmail.
simpan konfigurasi ini, kemudian reboot komputer:

# reboot

aktifkan perintah super user
# pw user mod catur -G wheel
# groups catur

# echo 'UsePAM no' >>/etc/ssh/sshd_config
# echo 'PasswordAuthentication yes' >>/etc/ssh/sshd_config
# /etc/rc.d/sshd restart

Sumber
Cumanpengenberbagi

Selasa, 25 Januari 2011

Wireless Hacking Tools

Wireless Hacking Tools
NetStumbler
Netstumbler yang dikenal sebagai Jaringan Stumbleris suatu alat acilitates detecting dari Wireless Lans menggunakan Wireless 802.11b, 802.11a dan 802.11g WLAN standar yang berjalan pada sistem operasi dari microsoft Win98 – Win Vista, ada versi lain juga yang disebut Anothere Mini Stumbler yang menggunakan sistem operasi Windows CE. Untuk alat” kecil yang bisa di genggam.
Anda bisa mendapatkannya di sini

Aircrack
Tercepat untuk WEP / WPA cracking tool
Aircrack adalah suite alat untuk 802.11a/b/g WEP dan WPA cracking. Hal ini dapat dilakukan dalam 40 sampai 512-bit password WEP dan hanya sekali dienkripsi paket” telah dikumpulkan. Aircrack juga dapat menyerang WPA 1 atau 2 jaringan dengan menggunakan metode lanjutan cryptographic kasar atau memaksa. Suite yang mencakup airodump (802,11 sebuah paket pengambil program), aireplay (802,11 sebuah paket suntikan program), aircrack (statis WEP dan WPA-PSK cracking), dan airdecap (decrypts WEP / WPA untuk pengambil file).
Anda dapat memperoleh Aircrack di sini

Airsnort
802,11 WEP Encryption Cracking Tool
AirSnort adalah LAN nirkabel (WLAN) tool yang digunakan untuk merecover enkripsi password. Ia dikembangkan oleh shmoo kelompok pasif dan dioperasikan oleh pemantauan transmisi, komputasi enkripsi password akan dilakukan bila paket telah dikumpulkan. Anda mungkin juga akan tertarik dengan Airsnort ini.
Anda dapat memperoleh AirSnort di sini
Cowpatty
Cowpatty ini adalah tools yang baik untuk memaksa cracking WPA-PSK, yang dianggap “WEP Baru” untuk Home Wireless Security. Program ini hanya mencoba a bunch dari berbagai pilihan dari kamus file untuk melihat dan menemukan apa yang didefinisikan sebagai Pre-Shared Key.
Anda dapat memperoleh Cowpatty di sini

Asleap
Alat ini sangat bagus ketika menggunakan jaringan Leap. Alat ini dapat digunakan untuk mengumpulkan data otentikasi yang sedang lewat di jaringan, dan ini dapat di sniffed sehingga bisa di crack. Leap tidak melindungi otentikasi lainnya seperti “real” EAP, yang merupakan alasan utama mengapa Leap dapat mudah rusak.
Anda dapat memperoleh Leap di sini

Ethereal
Ethereal digunakan oleh seluruh dunia Wind0ws oleh kedua sistem operasi dan opensource, yang digunakan untuk mengatasi masalah, analisis, dan perangkat lunak protokol pembangunan, dan pendidikan. Memiliki semua fitur-fitur standar yang akan diharapkan dalam analisa protokol, dan beberapa fitur tidak dilihat pada setiap produk. Lisensi open source memungkinkan penambahan perangkat tambahan bagi anda” yang memiliki keahlian.
Anda dapat men-download Ethereal di sini
Sumber :
bs-ba.facebook
tantanrahman.blogspot.com

Minggu, 23 Januari 2011

PHP

PHP

PHP: Hypertext Preprocessor adalah bahasa skrip yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis. PHP dapat digunakan untuk membangun sebuah CMS.

SEJARAH PHP

Pada awalnya PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (Situs personal). PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama Form Interpreted (FI), yang wujudnya berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data formulir dari web.

Selanjutnya Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP/FI. Dengan perilisan kode sumber ini menjadi sumber terbuka, maka banyak pemrogram yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.

Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini, interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.

Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998, perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan rilis tersebut sebagai PHP 3.0 dan singkatan PHP dirubah menjadi akronim berulang PHP: Hypertext Preprocessing.

Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi.

Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek.

Contoh program

Program Hello World

Program Hello World yang ditulis menggunakan PHP adalah sebagai berikut:

echo "Hello World";

?>

Program bilangan Fibonacci

Berikut ini adalah contoh program yang relatif lebih kompleks yang ditulis dengan menggunakan PHP. Contoh program ini adalah program untuk menampilkan 20 bilangan pertama dari deret bilangan Fibonacci.

function fibonacci_seq( $panjang ) {

for( $l = array(0,1), $i = 2, $x = 0; $i < $panjang; $i++ )

$l[] = $l[$x++] + $l[$x];

return $l;

}

fibonacci_seq(20);

// Angka "20" dapat diganti sesuai keinginan

?>

Tipe data

PHP memiliki 8 (delapan) tipe data yaitu :

1. Integer

2. Double

3. Boolean

4. String

5. Object

6. Array

7. Null

8. Nill

9. Resource

Membuat Halaman PHP dan Menampilkan di Browser

Halaman yang dibuat berupa halaman sederhana yang akan menampilkan “Hello, World!” di browser dan menampilkan halaman di browser melalui menu Preview yang ada di Dreamweaver.

1. Buka pendefinisian situs yang telah dipraktekkan di materi sebelumnya.

2. Perhatikan window Files (1) yang berada di sebelah kanan (atau kiri) layar utama Dreamweaver. Klik kanan pada nama situs dan pilih sub menu New File (2) dan ketikkan nama file yang akan dibuat (3) serta tekan enter.


3. Pada bagian atas layar utama Dreamweaver, pilih mode tampilan Code View (1) dan tambahkan beberapa baris perintah PHP (2). Simpan dokumen dengan mengakses menu File > Save atauCtr l +S.


4.Lihat hasilnya di browser dengan mengakses menu File > Preview in Browser >

Nama Browser (1) atau dari icon preview yang berada di atas layar utama (2) atau

dengan menekan tombol F1 2.


5. Akan ditampilkan halamannya di browser. Perhatikan URL (1) dan hasilnya (2




Perbedaan PHP versi 6 dengan versi sebelumnya
  1. Mendukung Unicode

Pasti anda bingung dengan istilah Unicode, dan ingin bertanya apa Unicode? Unicode adalah satu cara dalam pengaturan kode biner untuk text dan bentuk tulisan lainnya. Metoda ini diharap dapat menjembatani berbagai karakter yang tidak sama dengan tulisan latin. Contohnya tulisan Cina, Arab, Aksara Bali, dan lain sebagainya.

Unicode mendukung seluruh sistem penulisan yang ada di dunia ini. Unicode merupakan karakter set dengan kemampuan multi-lingual(multi bahasa). Saat ini hampir seluruh os mendukungnya. Unicode merupakan sistem pengkodean yang digunakan selain ASCII dan EBCDIC pada system kompoter. Istilah Unicode ini sering juga disebut dengan Double Buye Character. Set karakter ASCII yang menggunakan dua bytes untuk tiap karakter. Mampu mengolah 65.536 kombinasi karakter sehingga mampu mengolah kata dari beragam bahasa di dunia.

2. Register Global di tiadakan

Pasti bingung lagi dengan istilah Register Global? Register Global adalah merupakan salah satu pengaturan yang berada di dalam file php.ini yang bertugas untuk mengatur apakah variabel-variabel EGCPS (environment, get, post, cookie, server) akan didaftarkan sebagai variabel global atau tidak.

Biasanya pengaturan defaultnya untuk register globals adalah on tetapi ada juga di beberapa webserver seperti xampp defaultnya off.

Sekarang apa bedanya register globals on dengan off ? Bedanya adalah apabila pengaturan register globals on maka kita dapat menyebutkan nama variabelnya yang berasal dari get, post, cookie, session, dan server secara langsung misalnya $simpan, Contoh :

Berbeda jika pengaturan register globals off, kita harus memanggil variabelnya :

  1. Jika method yang digunakan adalah post, maka dituliskan dengan cara $_POST[simpan],
  2. Jika method yang digunakan adalah get, maka dituliskan dengan cara $_GET[simpan],
  3. Jika method yang digunakan adalah cookie, maka dituliskan dengan cara $_COOKIE[simpan], dan
  4. Jika method yang digunakan adalah session, maka dituliskan dengan cara $_SESSION[simpan].

Contohnya :

Biasanya pengaturan defaultnya untuk register globals adalah on tetapi ada juga di beberapa webserver seperti xampp defaultnya off.

Sekarang apa bedanya register globals on dengan off ? Bedanya adalah apabila pengaturan register globals on maka kita dapat menyebutkan nama variabelnya yang berasal dari get, post, cookie, session, dan server secara langsung misalnya $simpan, Contoh :

Nah, karena di PHP6 Register Global sudah di tiadakan maka kita harus memanggil variablenya mengikuti pengaturan pemanggilan variabelnya menggunakan register globals off.

3. Safe Mode di tiadakan

4. Magic Quotes di tiadakan

Setting magic quotes (magic_quotes, magic_quotes_sybase ataupun magic_quotes_gpc) berfungsi untuk memberikan keamanan pada setiap inputan dari sisi client. karena cukup direpotkann dengannya adanya kesalahanan “undefined functionget_magic_quotes_gpc() pada beberapa halaman, oleh karena itu lakukan langkah persuasif dengan cara mendeklarasikan fungsi get_magic_quotes_gpc() yang hanya mengembalikan nilai false,Contoh :

5. Call Time Pass by Reference di tiadakan

Apabila anda menemukan error “Assigning the return value of new by reference is deprecated“, maka hilangkan saja tanda “&” pada deklarasi object, Contoh:

6. Semua fungsi Case Sensitive

PHP6 membedakan penulisan besar kecil huruf, jadi variabel $simpan berbeda dengan $Simpan. Dimulai dari PHP6, semua fungsi yang built in dari PHP diharap dituliskan secara lowercase.7. Ereg pindah ke Preg

Gunakanlah fungsi preg untuk regular expression daripada ereg. karena preg dapat dieksekusi lebih cepat.

8. Pengambilan satu karakter pada karakter string gunakkan [].

Pada awalnya PHP menyarankan menggunakan tanda {} untuk mengakses salah satu karakter dalam string. Mulai dari PHP6, pengambilan 1 karakter pada string gunakanlah tanda [], Contoh :

Perbedaan PHP versi 6 dengan versi sebelumnya

  1. Mendukung Unicode

Pasti anda bingung dengan istilah Unicode, dan ingin bertanya apa Unicode? Unicode adalah satu cara dalam pengaturan kode biner untuk text dan bentuk tulisan lainnya. Metoda ini diharap dapat menjembatani berbagai karakter yang tidak sama dengan tulisan latin. Contohnya tulisan Cina, Arab, Aksara Bali, dan lain sebagainya.

Unicode mendukung seluruh sistem penulisan yang ada di dunia ini. Unicode merupakan karakter set dengan kemampuan multi-lingual(multi bahasa). Saat ini hampir seluruh os mendukungnya. Unicode merupakan sistem pengkodean yang digunakan selain ASCII dan EBCDIC pada system kompoter. Istilah Unicode ini sering juga disebut dengan Double Buye Character. Set karakter ASCII yang menggunakan dua bytes untuk tiap karakter. Mampu mengolah 65.536 kombinasi karakter sehingga mampu mengolah kata dari beragam bahasa di dunia.

2. Register Global di tiadakan

Pasti bingung lagi dengan istilah Register Global? Register Global adalah merupakan salah satu pengaturan yang berada di dalam file php.ini yang bertugas untuk mengatur apakah variabel-variabel EGCPS (environment, get, post, cookie, server) akan didaftarkan sebagai variabel global atau tidak.

Biasanya pengaturan defaultnya untuk register globals adalah on tetapi ada juga di beberapa webserver seperti xampp defaultnya off.

Sekarang apa bedanya register globals on dengan off ? Bedanya adalah apabila pengaturan register globals on maka kita dapat menyebutkan nama variabelnya yang berasal dari get, post, cookie, session, dan server secara langsung misalnya $simpan, Contoh :

Berbeda jika pengaturan register globals off, kita harus memanggil variabelnya :

  1. Jika method yang digunakan adalah post, maka dituliskan dengan cara $_POST[simpan],
  2. Jika method yang digunakan adalah get, maka dituliskan dengan cara $_GET[simpan],
  3. Jika method yang digunakan adalah cookie, maka dituliskan dengan cara $_COOKIE[simpan], dan
  4. Jika method yang digunakan adalah session, maka dituliskan dengan cara $_SESSION[simpan].

Contohnya :

Biasanya pengaturan defaultnya untuk register globals adalah on tetapi ada juga di beberapa webserver seperti xampp defaultnya off.

Sekarang apa bedanya register globals on dengan off ? Bedanya adalah apabila pengaturan register globals on maka kita dapat menyebutkan nama variabelnya yang berasal dari get, post, cookie, session, dan server secara langsung misalnya $simpan, Contoh :

Nah, karena di PHP6 Register Global sudah di tiadakan maka kita harus memanggil variablenya mengikuti pengaturan pemanggilan variabelnya menggunakan register globals off.

3. Safe Mode di tiadakan

4. Magic Quotes di tiadakan

Setting magic quotes (magic_quotes, magic_quotes_sybase ataupun magic_quotes_gpc) berfungsi untuk memberikan keamanan pada setiap inputan dari sisi client. karena cukup direpotkann dengannya adanya kesalahanan “undefined functionget_magic_quotes_gpc() pada beberapa halaman, oleh karena itu lakukan langkah persuasif dengan cara mendeklarasikan fungsi get_magic_quotes_gpc() yang hanya mengembalikan nilai false,Contoh :

5. Call Time Pass by Reference di tiadakan

Apabila anda menemukan error “Assigning the return value of new by reference is deprecated“, maka hilangkan saja tanda “&” pada deklarasi object, Contoh:

6. Semua fungsi Case Sensitive

PHP6 membedakan penulisan besar kecil huruf, jadi variabel $simpan berbeda dengan $Simpan. Dimulai dari PHP6, semua fungsi yang built in dari PHP diharap dituliskan secara lowercase.7. Ereg pindah ke Preg

Gunakanlah fungsi preg untuk regular expression daripada ereg. karena preg dapat dieksekusi lebih cepat.

8. Pengambilan satu karakter pada karakter string gunakkan [].

Pada awalnya PHP menyarankan menggunakan tanda {} untuk mengakses salah satu karakter dalam string. Mulai dari PHP6, pengambilan 1 karakter pada string gunakanlah tanda [], Contoh :

Jumat, 21 Januari 2011

IDS

Intrusion Detection System (disingkat IDS) adalah sebuah aplikasi perangkat lunak atau perangkat keras yang dapat mendeteksi aktivitas yang mencurigakan dalam sebuah sistem atau jaringan. IDS dapat melakukan inspeksi terhadap lalu lintas inbound dan outbound dalam sebuah sistem atau jaringan, melakukan analisis dan mencari bukti dari percobaan intrusi (penyusupan).
[sunting] Jenis-jenis IDS

Ada dua jenis IDS, yakni:

* Network-based Intrusion Detection System (NIDS): Semua lalu lintas yang mengalir ke sebuah jaringan akan dianalisis untuk mencari apakah ada percobaan serangan atau penyusupan ke dalam sistem jaringan. NIDS umumnya terletak di dalam segmen jaringan penting di mana server berada atau terdapat pada "pintu masuk" jaringan. Kelemahan NIDS adalah bahwa NIDS agak rumit diimplementasikan dalam sebuah jaringan yang menggunakan switch Ethernet, meskipun beberapa vendor switch Ethernet sekarang telah menerapkan fungsi IDS di dalam switch buatannya untuk memonitor port atau koneksi.
* Host-based Intrusion Detection System (HIDS): Aktivitas sebuah host jaringan individual akan dipantau apakah terjadi sebuah percobaan serangan atau penyusupan ke dalamnya atau tidak. HIDS seringnya diletakkan pada server-server kritis di jaringan, seperti halnya firewall, web server, atau server yang terkoneksi ke Internet.

Kebanyakan produk IDS merupakan sistem yang bersifat pasif, mengingat tugasnya hanyalah mendeteksi intrusi yang terjadi dan memberikan peringatan kepada administrator jaringan bahwa mungkin ada serangan atau gangguan terhadap jaringan. Akhir-akhir ini, beberapa vendor juga mengembangkan IDS yang bersifat aktif yang dapat melakukan beberapa tugas untuk melindungi host atau jaringan dari serangan ketika terdeteksi, seperti halnya menutup beberapa port atau memblokir beberapa alamat IP. Produk seperti ini umumnya disebut sebagai Intrusion Prevention System (IPS). Beberapa produk IDS juga menggabungkan kemampuan yang dimiliki oleh HIDS dan NIDS, yang kemudian disebut sebagai sistem hibrid (hybrid intrusion detection system).

Sumber
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_deteksi_intrusi

Proxy

Proxy server (peladen proxy) adalah sebuah komputer server atau program komputer yang dapat bertindak sebagai komputer lainnya untuk melakukan request terhadap content dari Internet atau intranet.
Proxy Server bertindak sebagai gateway terhadap dunia ini Internet untuk setiap komputer klien. Proxy server tidak terlihat oleh komputer klien: seorang pengguna yang berinteraksi dengan Internet melalui sebuah proxy server tidak akan mengetahui bahwa sebuah proxy server sedang menangani request yang dilakukannya. Web server yang menerima request dari proxy server akan menginterpretasikan request-request tersebut seolah-olah request itu datang secara langsung dari komputer klien, bukan dari proxy server.
Proxy server juga dapat digunakan untuk mengamankan jaringan pribadi yang dihubungkan ke sebuah jaringan publik (seperti halnya Internet). Proxy server memiliki lebih banyak fungsi daripada router yang memiliki fitur packet filtering karena memang proxy server beroperasi pada level yang lebih tinggi dan memiliki kontrol yang lebih menyeluruh terhadap akses jaringan. Proxy server yang berfungsi sebagai sebuah "agen keamanan" untuk sebuah jaringan pribadi, umumnya dikenal sebagai firewall.
Sumber

Packet Filtering

Packet Filtering adalah mekanisme yang dapat memblokir paket-paket data jaringan yang dilakukan berdasarkan peraturan yang telah ditentukan sebelumnya.

Packet filtering adalah salah satu jenis teknologi keamanan yang digunakan untuk mengatur paket-paket apa saja yang diizinkan masuk ke dalam sistem atau jaringan dan paket-paket apa saja yang diblokir. Packet filtering umumnya digunakan untuk memblokir lalu lintas yang mencurigakan yang datang dari alamat IP yang mencurigakan, nomor port TCP/UDP yang mencurigakan, jenis protokol aplikasi yang mencurigakan, dan kriteria lainnya. Akhir-akhir ini, fitur packet filtering telah dimasukkan ke dalam banyak sistem operasi (IPTables dalam GNU/Linux, dan IP Filter dalam Windows) sebagai sebuah fitur standar, selain tentunya firewall dan router.

Implementasi

Packet filtering terbagi menjadi dua jenis, yakni:

  • Static packet filtering (Penapisan paket statis)
  • Dynamic packet filtering (Penapisan paket dinamis), atau sering juga disebut sebagai Stateful Packet Filter.

Penapisan paket statis

Static packet filtering akan menentukan apakah hendak menerima atau memblokir setiap paket berdasarkan informasi yang disimpan di dalam header sebuah paket (seperti halnya alamat sumber dan tujuan, port sumber dan tujuan, jenis protokol, serta informasi lainnya). Jenis ini umumnya ditemukan di dalam sistem-sistem operasi dan router dan menggunakan sebuah tabel daftar pengaturan akses (access control list) yang berisi peraturan yang menentukan "takdir" setiap paket: diterima atau ditolak.

Administrator jaringan dapat membuat peraturan tersebut sebagai daftar yang berurutan. Setiap paket yang datang kepada filter, akan dibandingkan dengan setiap peraturan yang diterapkan di dalam filter tersebut, hingga sebuah kecocokan ditemukan. Jika tidak ada yang cocok, maka paket yang datang tersebut ditolak, dan berlaku sebaliknya.

Peraturan tersebut dapat digunakan untuk menerima paket atau menolaknya dengan menggunakan basis informasi yang diperoleh dari header protokol yang digunakan, dan jenis dari paket tersebut. Kebanyakan perangkat yang memiliki fitur packet filtering, menawarkan kepada administrator jaringan untuk membuat dua jenis peraturan, yakni inbound rule dan outbound rule. Inbound rule merujuk kepada inspeksi paket akan dilakukan terhadap paket yang datang dari luar, sementara outbound rule merujuk inspeksi paket akan dilakukan terhadap paket yang hendak keluar.

Penapisan paket dinamis

http://bits.wikimedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png

Dynamic packet filtering beroperasi seperti halnya static packet filtering, tapi jenis ini juga tetap memelihara informasi sesi yang mengizinkan mereka untuk mengontrol aliran paket antara dua host secara dinamis, dengan cara membuka dan menutup port komunikasi sesuai kebutuhan. Jenis ini seringnya diimplementasikan di dalam produk firewall, di mana produk-produk tersebut dapat digunakan untuk mengontrol aliran data masuk ke jaringan dan aliran data keluar dari jaringan.

Sebagai contoh, sebuah dynamic packet filter dapat dikonfigurasikan sedemikian rupa sehingga hanya lalu lintas inbound protokol Hypertext Transfer Protocol (HTTP) saja yang diizinkan masuk jaringan, sebagai respons dari request dari klien HTTP yang berada di dalam jaringan. Untuk melakukan hal ini, lalu lintas oubound yang melalui port 80/TCP akan diizinkan, sehingga request HTTP dari klien yang berada di dalam jaringan dapat diteruskan dan disampaikan ke luar jaringan. Ketika sebuah request HTTP outbound datang melalui filter, filter kemudian akan melakukan inspeksi terhadap paket untuk memperoleh informasi sesi koneksi TCP dari request yang bersangkutan, dan kemudian akan membuka port 80 untuk lalu lintas inbound sebagai respons terhadap request tersebut. Ketika respons HTTP datang, respons tersebut akan melalui port 80 ke dalam jaringan, dan kemudian filter pun menutup port 80 untuk lalu lintas inbound.

Pendekatan seperti ini tidak mungkin dilakukan di dalam static packet filtering, yang hanya dapat dikonfigurasikan untuk memblokir lalu lintas inbound ke port 80 atau membukanya, bukan sebagian dari lalu lintas tersebut. Meskipun demikian, dynamic packet filtering juga dapat dikelabui oleh penyerang, karena para penyerang dapat "membajak" sebuah sesi koneksi TCP dan membuat lalu lintas yang datang ke jaringan merupakan lalu lintas yang diizinkan. Selain itu, dynamic packet filtering juga hanya dapat digunakan pada paket-paket TCP saja, dan tidak dapat digunakan untuk paket User Datagram Protocol (UDP) atau paket Internet Control Message Protocol (ICMP), mengingat UDP dan ICMP bersifat connectionless yang tidak perlu membangun sebuah sesi koneksi (seperti halnya TCP) untuk mulai berkomunikasi dan bertukar informasi.

Sumber

http://id.wikipedia.org/wiki/Penapisan_paket