Tampilkan postingan dengan label Diagnosa WAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diagnosa WAN. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Oktober 2011

Point To Point Protocol

Point-to-Point Protocol (sering disingkat menjadi PPP) adalah sebuah protokol enkapsulasi paket jaringan yang banyak digunakan pada wide area network (WAN). Protokol ini merupakan standar industri yang berjalan pada lapisan data-link dan dikembangkan pada awal tahun 1990-an sebagai respons terhadap masalah-masalah yang terjadi pada protokol Serial Line Internet Protocol (SLIP), yang hanya mendukung pengalamatan IP statis kepada para kliennya. Dibandingkan dengan pendahulunya (SLIP), PPP jauh lebih baik, mengingat kerja protokol ini lebih cepat, menawarkan koreksi kesalahan, dan negosiasi sesi secara dinamis tanpa adanya intervensi dari pengguna. Selain itu, protokol ini juga mendukung banyak protokol-protokol jaringan secara simultan. PPP didefinisikan pada RFC 1661 dan RFC 1662.

Arsitektur Layer PPP
PPP terdiri dari 2 sub protocol :
• Link Control Protocol – digunakan untuk menjaga koneksi antara point to
point
• Network Control Protocol – digunakan untuk mengenali dan
mengkonfigurasi bermaca, -macam pada layer network

PPP dapat dikonfgirasikan di type physical :
• Asynchronous serial
• Synchronous serial
• High-Speed Serial Interface (HSSI)
• Integrated Services Digital Network (ISDN)
PPP menggunakan Link Control Protocol (LCP) untuk mengadakan hubungan
koneksi dan setup control pada data link WAN . PPP menggunakan Network Control
Protocol (NCP) sebagai encapsulate dan hubungan dengan bermacam – macam
protocol pada layer network

PPP menggunakan LCP utnuk encapsulasi :
• Authentication – digunakan untuk keamanan, terdapat dua autentifikasi
yaitu Password Authentication Protocol (PAP) dan Challenge Handshake
Authentication Protocol (CHAP).
• Compression – dapat digunaan untuk menambah efektif throughput PPP.
Kompresi protocol yang digunakan di cisco router adalah Stacker dan
Predictor.
• Error detection – digunakan untuk mengidentifikasi proses kondisi fault.
Quality dan Magic number merupakan pilihan untuk membantu memastikan
adanya hubungan koneski dan loop free.
• Multilink - Cisco IOS Release 11.1 dan versi keatas mendukung multilink
PPP , dapat digunakan untuk load balancing.



Minggu, 18 September 2011

VIRTUAL TRUNKING PROTOCOL

VTP (adalah) berguna untuk mengelola semua VLAN yang telah dikonfigurasi pada sebuah internetwork switch dan menjaga konsistensi diseluruh network tersebut.
VTP memungkinkan kita untuk (tepatnya Network Admin) untuk menambah, mengurangi, dan mengganti nama VLAN-VLAN…yg kemudian informasi VTP itu disebarkan ke semua switch lain di domain VTP yg sudah di set.
-Keuntungan VTP
  1. konfigurasi VLAN yang konsisten disemua switch di network
  2. memperbolehkan VLAN-VLAN yang ada untuk memiliki trunk link melalui media network yang beragam (kek Ethernet/RJ45/UTP cable dengan ATM Lane atau dengan FDDI)
  3. Tracking dan Monitoring VLAN dengan akurat
  4. Reporting yang dinamis tentang VLAN-VLAN yang ada yang ditambahkan ke semua switch di domain
  5. Nambahin VLAN melalui / dengan / secara plug and play
-Penyetingan di VTP
  • Cek dulu nomor revisi dari switch yg akan dimasukan dan switch server kamu, karena setiap switch punya nomor revisi (revision number), cek dulu revisi number dari switch yg akan dimasukan ke network dengan server kamu, karena secara Default, switch bertindak sebagai server, dan kalau nomor revisi dari switch yg mau dimasukan ke network lebih tinggi dari switch server…maka switch server AKAN MENGUPDATE DIRINYA SENDIRI dan menghapus semua konfigurasi2 VLAN yg udah ada di switch server tersebut.
  • Jika ternyata switch yang akan dimasukan ke network nomor revisinya lebih tinggi, ubah terlebih dahulu konfig nya atau jadikan client atau di transparent.
  • Domain harus sama.
  • Jika memakai password (sebaiknya memakai password),passwordnya mesti sama
Mode dalam VTP
  • Server Switch.
  • Client Switch dalam mode ini ,switch2 berfungsi sebagai penampung2 informasi dari VTP server dan mengupdate dirinya sendiri jg , bedanya dalam mode ini switch2 tidak bisa melakukan perubahan apapun dalam VTP
  • Transparent, switch dalam mode ini tetap terhubung dalam network ,dia tidak akan mengupdate VTP kedalam dirinya , tetapi dia HANYA MENERUSKAN VTP yang sampai ke dirinya ke switch2 lain dan dia juga ga mengirimkan VTP dirinya ke switch2 lain mode ini berguna , jika tidak yakin atau akan mencoba terlebih dahulu tanpa harus membongkar pasang switch.
-VTP Pruning yaitu suatu cara untuk menghemat bandwidth dengan cara memangkas (pruning) jumlah paket broadcast, multi cast, dan unicast.
sebagai contoh : klo switch A tidak mempunyai port apapun yang terkonfigurasi untuk VLAN 5,maka dengan VTP pruning, paket broadcast tidak akan melewati trunk link ke switch A (yg ada VLAN 5 nya). Secara default, VTP pruning di disable.

Minggu, 24 Juli 2011

Pengenalan WAN


WAN adalah singkatan dari istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris: Wide Area Network merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.
Ciri-Ciri WAN
1.WAN pada umumnya menghubungkan peralatan/device yang terpisah jarak geografis lebih dari yang dapat dijangkau LAN.
2.WAN memerlukan pelayanan dari Carrier seperti telepon perusahaan, kabel, system satelit dan provider network.
3.WAN menggunakan koneksi serial dari berbagai jenis untuk menyediakan akses bandwidth ke seluruh wilayah geografis.

Gambar Sebuah WAN





Protokol-protokol pengatur penggunaan media WAN:

- Point-to-Point protocol (PPP)
Protokol PPP adalah merupakan protokol standar yang paling banyak digunakan untuk membangun koneksi antara router ke router atau antara sebuah host ke dalam jaringan dalam media WAN Synchronous maupun Asynchronous.

- Serial Line Internet Protocol (SLIP)
SLIP merupakan pendahulu dari PPP yang banyak digunakan dalam membangun koneksi serial Point-to-Point yang menggunakan protokol komunikasi TCP/IP.

- High-level Data Link Control (HDLC)
Protokol layer data link ini merupakan protokol ciptaan Cisco System, jadi penggunaan protokol ini hanya ketika sebuah jalur WAN digunakan oleh dua buah perangkat router Cisco saja. Apabila perangkat selain produk Cisco yang ingin digunakan, maka protokol yang digunakan adalah PPP yang merupakan protokol standar.

- X.25/LAPB
X.25 merupakan standar buatan organisasi standardisasi ITU-T yang mendefinisikan cara koneksi antara perangkat DTE (Data Terminal Equipment) dengan DCE (Data Communication Equipment) yang memungkinkan perangkat-perangkat komputer dapat saling berkomunikasi. Kelebihan dari X.25 adalah kemampuannya untuk mendeteksi error yang sangat tinggi. Maka dari itu, protokol komunikasi ini banyak digunakan dalam media WAN analog yang tingkat error-nya tinggi.

- Frame Relay
Frame relay merupakan protokol yang khusus digunakan untuk membuat koneksi WAN jenis Packet-Switched dengan performa yang tinggi. WAN protokol ini dapat digunakan di atas berbagai macam interface jaringan. Karena untuk mendukung performanya yang hebat ini, frame relay membutuhkan media WAN yang berkecepatan tinggi, reliabel, dan bebas dari error.

- Asynchronous Transfer Mode (ATM)
ATM merupakan sebuah protokol standar internasional untuk jaringan cell relay, di mana berbagai macam servis seperti suara, video, dan data digandeng bersamaan dengan menggunakan cell-cell yang berukuran tetap. Protokol ATM banyak digunakan untuk memaksimalkan penggunaan media WAN berkecepatan sangat tinggi seperti Synchronous Optical Network (SONET).



Sumber: